LP3I Semakin Diminati

Bagi LP3I, visi untuk mencetak tenaga kerja terampil dan profesional dalam waktu singkat dan membentuk sumber daya manusia yang berjiwa wiraswasta selalu dikedepankan.

 

Fenomena banyaknya pengangguran terdidik, terutama yang bergelar sarjana, bukan cerita era tahun 2000-an saja. Gejala tersebut sudah mulai muncul ke permukaan 20-an tahun sebelumnya. Semakin hari semakin meresahkan masyarakat yang mengalaminya langsung. Namun hingga menjelang akhir 1980-an, belum ada tanda-tanda pihak yang merasa terpanggil untuk menyelesaikan masalah tersebut, baik pemerintah maupun swasta.

Sesungguhnya yang menjadi persoalan adalah adanya kesenjangan antara pendidikan dan dunia kerja, dan masalah ini harus segera diatasi. Harus ada pendidikan yang dapat memenuhi tuntutan dan kebutuhan dunia kerja. Atas dasar itulah, Lembaga Pendidikan dan Pengembangan Profesi Indonesia (LP3I) didirikan pada 29 Maret 1989 dengan kampus pertama di Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Sejak 22 tahun berdirinya LP3I, telah ribuan lulusan memenuhi kebutuhan dunia industri atau kerja. Posisi-posisi yang strategis pun telah mulai dimasuki lulusan LP3I program pendidikan profesi dua tahun. Pengakuan dari dunia industri tercermin dari semakin banyaknya perusahaan yang merekrut lulusan LP3I. Sedangkan pengakuan lain datang dari dunia pendidikan dalam dan luar negeri melalui kerja sama transfer kredit dan konversi mata kuliah.

Lalu, kebutuhan akan studi lanjutan mulai dirasakan sebagai antisipasi pergeseran jenjang karier yang tentunya harus diselaraskan dengan peningkatan jenjang pendidikan. Paradigma ini menginspirasi LP3I untuk membuka POLITEKNIK LP3I yang dimulai di Bandung, selanjutnya di Jakarta dan kemudian di Medan.

Melihat keberhasilan model pendidikan yang dijalankan oleh LP3I, animo masyarakat pun semakin besar. Peserta didik bukan hanya penduduk Ibu Kota, tapi juga dari beberapa daerah yang cukup jauh. Oleh sebab itulah, LP3I membuka kampus-kampus di hampir setiap ibu kota provinsi. Kini LP3I memiliki kampus yang tersebar di setiap provinsi, dan kiprah LP3I semakin diakui oleh masyarakat luas.

 

Sepuluh Keunggulan

Mengapa semakin besar animo masyarakat untuk belajar di LP3I? Setidaknya ada 10 keunggulan LP3I dibandingkan dengan lembaga-lembaga pendidikan lain:

Pertama, sistem pendidikan yang sesuai dengan dunia kerja, yang selalu mengalami pembaharuan sesuai dengan teknologi.

Kedua, memiliki pengakuan serta jaringan yang luas dengan perusahaan yang ternama.

Ketiga, selain pendidikan untuk asupan duniawi, LP3I juga menyiapkan sistem pendidikan agamais.

Keempat, sistem pembayarannya simpel dan praktis.

Kelima, ada program beasiswa.

Keenam, kedisiplinan yang menjadi aturan main.

Ketujuh, pakaian seragam yang sesuai dengan dunia kerja, baik untuk laki-laki maupun perempuan.

Kedelapan, sistem pendidikan yang bersifat kekeluargaan dan harmonis.

Kesembilan, semua mahasiswa LP3I mendapatkan kesempatan kerja dan magang di perusahaan.

Kesepuluh, mendapatkan pengalaman outbound dan pengenalan lingkungan, yang bakal berguna untuk membentuk pribadi yang mandiri.

“Dalam waktu 15 tahun sejak LP3I didirikan saja, kami sudah mengantarkan 30.000 generasi muda pada dunia kerja,” kata Direktur Utama LP3I, Syahrial Yusuf. Baginya, menempatkan siswa sampai pemagangan dan penempatan ke dunia kerja adalah komitmen dan tanggung jawab lembaga pendidikan.

Bagi LP3I, visi untuk mencetak tenaga kerja terampil dan profesional dalam waktu singkat dan membentuk sumber daya manusia yang berjiwa wiraswasta selalu dikedepankan. Lembaga pendidikan keahlian seperti inilah yang seharusnya banyak hadir di tengah masyarakat, agar masyarakat mendapatkan lebih banyak manfaat dan mendorong generasi muda memenangkan persaingan tenaga kerja profesional di era global. (Sumber: Majalah alKisah)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s