Ayo, Memilih…!

Image

Kawan, dalam hidup banyak sekali pilihan yang harus kita ambil. Saat bangun tidur, pastilah dihadapkan pada pilihan antara ambil air wudhu atau lanjut tidur sejenak. Ketika memilih untuk mengambil air wudhu, kita masih dihadapkan pada pilihan, shalat subuh berjama’ah atau sendirian di rumah. Begitulah, hidup ini adalah pilihan dan itu semua mengharuskan kita untuk memilih di antara pilihan yang ada. Termasuk pada perhetalatan akbar negeri kita tercinta Indonesia, yaitu pemilu 2014 pada 9 April nanti. Ketika itu kita harus memilih orang yang akan menjadi pemimpin di Tanah Air kita ini.

Banyak sekali orang-orang atau tokoh-tokoh yang mencalonkan diri untuk menjadi pemimpin bangsa kita ini. Mereka mengkampanyekan diri, memperkenalkan diri kepada masyarakat melalui baliho, bendera, stiker, dan lain-lain. Mereka berlomba-lomba menyampaikan program-programnya bila mereka terpilih nanti. Mereka mengaku dirinyalah yang paling pantas untuk dipilih. Dan kita memang harus memilih salah satu di antara mereka. Merekalah yang kemudian akan menentukan nasib rakyat dan bangsa Indonesia ke depan.

Oleh karena itu, ikutlah berpartisipasi aktif dalam pemilu, sukseskan Pemilu 2014 dengan menjadi pemilih yang cerdas. Sebagai pemuda dan pemudi Indonesia, kita sudah sepantasnya peduli terhadap nasib bangsa ini, salah satu caranya adalah tidak golput. Lalu awasilah pemilu ini agar tidak ada yang bertindak curang. Pemilu yang menghasilkan pemimpin yang tidak sesuai keinginan atau pemimpin yang curang akan justru melahirkan penderitaan masyarakat.

Memang kerap dijumpai kerap pemuda yang apatis terhadap politik negeri ini dikarenakan faktor ketidakpercayaan kepada para elite yang telah melukai demokrasi. Namun perlu diketahui, partisipasi pemuda Indonesia sangat menentukan arah bangsa ini dan juga menentukan peneguhan jati diri bangsa sebagai negara yang bernafas dengan asas “dari rakyat, oleh rakyat, untuk rakyat.” Sebab suara pemuda mencapai 20 sampai 30 persen dari suara penduduk Indonesia secara keseluruhan. Menyumbang suara kita pada Pemilihan Umum 2014 berarti kita ikut menyembuhkan luka pada demokrasi.

Selain itu banyak manfaat yang dapat diambil dari pemilihan umum. Pertama, pemilu merupakan sarana bagi rakyat untuk berpartisipasi dalam politik, seperti yang dituliskan oleh Samuel P Huntington dan Joan M Nelson dalam No Easy Choice: Political Participation in Developing Countries menyatakan, partisipasi politik adalah kegiatan warga yang bertindak sebagai pribadi-pribadi, yang dimaksud untuk mempengaruhi pembuatan keputusan oleh pemerintah. Jadi dapat dipastikan, partisipasi pemuda dalam pemilihan umum ikut menentukan berbagai kebijakan diwaktu mendatang.
Kedua, pemilu merupakan perwujudan kedaulatan rakyat, dimana kekuasaan tertinggi berada di tangan rakyat dan rakyat pulalah menjadi unsur utama dalam membentuk sebuah negara. Pemilu menjadi salah satu dari berbagai sarana untuk mewujudkan kedaulatan rakyat.

Ketiga, pemilu merupakan sarana untuk melakukan pergantian pemimpin secara konstitusional. Suksesi kepemimpinan sangat diperlukan, untuk menumbuhkan berbagai gagasan baru yang lebih baik, bahkan melalui pemilu kita dapat mengeliminasi para pemimpin yang dirasa tidak dapat mengerjakan tugas yang telah diamanatkan kepadanya dengan cukup baik.
Karena itu, ayo memilih, dan pilihlah orang-orang yang benar-benar dapat mengemban amanah rakyat Indonesia.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s