BE PROFESIONAL, BE EXPENSIVE!!

Dunia Modern menuntut profesionalisme. Baik itu profesionalisme dalam bermasyarakat, berorganisasi, di dalam dunia kerja maupun dunia. Tahukah kamu bahwa dunia saat ini mencari orang-orang ini bahkan mereka berani bayar mahal untuk itu. Kalau dari sekarang kita mulai mengembangkan profesionalisme maka kita akan akan memiliki bandrol “Mahal” di mata perusahaan, Mau Mau Mau….??? Yuk Disimak Artikel dibawah ini ^,*Image

 

Profesional

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, profesional diartikan sebagai “sesuatu yang memerlukan kepandaian khusus untuk menjalankannya”, Dengan kata lain, profesional yaitu serangkaian keahlian yang dipersyaratkan untuk melakukan suatu pekerjaan yang dilakukan secara efesien dan efektif dengan tingkat keahlian yang tinggi dalam rangka untuk mencapai tujuan pekerjaan yang maksimal.

 

Nah… Begini Penjelasan Mudahnya

Seseorang yang profesional ia akan menyadari betul ke arah mana ia akan berjalan, mengapa ia mengambil jalan itu untuk ditempuh dan bagaimana caranya ia harus menuju sasarannya. Ia menyenangi pekerjaannya dan ia mampu mengerjakannya dengan baik.

 

Orang ini akan siap siaga dengan segala gagasan yang dibebankan kepundaknya kapanpun, ia merupakan seseorang yang mampu bekerja keras dalam mencapai tujuannya serta memiliki semangat kerja keras dalam tugasnya.

 

Baginya gairah pekerjaan yang dimilikinya sangat mengagumkan, ia menyadari bahwa dirinya masih memiliki celah untuk membuat kesalahan tetapi ia akan bijaksana untuk tidak membuat kesalahan yang sama yang kedua kalinya.

 

Seseorang yang profesional mampu mengatasi kegagalannya, mampu mengatasi keputusasaannya serta tabah menjalani ikhtiarnya. Ia mampu memiliki kemampuan membedakan mana yang penting ,mana yang tidak penting, juga bijaksana menanggulangi segala kesulitan yang timbul.

 

Si Profesional adalah si tukang khayal, khayalannya melambung tinggi tetapi kakinya tetap berpijak di atas tanah, mampu memimpin tanpa bertindak sebagai diktator, dia mampu mengikuti tanpa kehilangan kewibawaannya. Ia mampu memimpin untuk mengembangkan bibit kepemimpinan.

 

Si profesioonal selalu kreatif, berani mencoba ide baru, langkanya selalu terukur, bersikap loyal tetapi tidak fanatik dan selalu menyelesaikan pekerjaannya sampai berhasil.

 

7 Strategi menjadi Pribadi yang profesional: 

1. Kembangkan keahlian (Expert)

Untuk menjadi seorang yang profesional tidak cukup hanya lewat pendidikan formal, diperlukan lebih dari sekedar gelar akademis. Kita perlu melalui proses pembelajaran dan pengembangan diri yang terus menerus. Kita harus menggali potensi dan kemampuan kita dan terus dikembangkan sampai kita menjadi ahli. Fokus pada kekuatan kita dan bukan pada kelemahan kita, lakukan eksplorasi (organisasi sebagai sarana), sadari setiap diri kita punya keunikan dan kita perlu melakukan investasi waktu untuk mengembangkannya. Hal ini butuh ketekunan, usaha, kerja keras, kemauan yang kuat dan inisiatif. Terus tingkatkan pemahaman kita lewat seminar, buku, audio, latihan.

 

2. Mahir membangun hubungan (Relationship)

Kemampuan kita membangun hubungan (bersosialisasi) dengan orang lain sangat menentukan keberhasilan kita dalam kehidupan. Ini berlaku dalam setiap aspek kehidupan seperti: pergaulan, organisasi, dunia usaha, pekerjaan, keluarga. Makanya tidak heran sejumlah studi ilmiah menyimpulkan 85% kunci sukses ditentukan bukan dari keahlian/keterampilan teknis melainkan kemahiran dalam menjalin hubungan baik dengan orang lain. Bila anda ingin menjadi seorang yang profesional dalam hidup ini, apapun tujuan dan bidang yang anda pilih, anda harus belajar membina hubungan yang baik dengan orang banyak dari berbagai kalangan. Karena masyarakat mungkin masih bisa menerima orang yang tidak punya keahlian khusus tapi mereka sulit menerima orang yang tidak bisa berhubungan baik dengan orang lain.

 

3. Tingkatkan kemampuan berkomunikasi (Communicator)

Seberapa jauh dan dalamnya suatu hubungan dapat terjalin ditentukan oleh komunikasi. 90% penyebab hancurnya suatu hubungan pernikahan, pertemanan, organisasi, bisnis, diakibatkan komunikasi yang salah. Komunikasi yang baik harus bersifat dua arah. Seorang komunikator yang handal adalah seorang pendengar yang baik. Seorang yang profesional harus mampu mengkomunikasikan suatu hal dengan jelas dan tepat pada sasaran.

 

4. Hasilkan yang terbaik (Excellent)

Seorang profesional sejati akan selalu berusaha menghasilkan karya yang berkualitas tinggi dan kinerja yang maksimal. “Profesional don’t do different thing, they do thing differently”. Untuk menjadi profesional kita harus terus mencoba memberikan dan mengerjakan lebih dari apa yang diharapkan. Waktu kita lakukan suatu kegiatan, project, kerjaan, tugas hasilkan yang terbaik. Jangan puas dengan rata-rata kejar hasil yang excellent. Lakukan yang terbaik hari ini untuk bayaran hari esok. Pikirkan selalu (Mindset) apa yang dapat saya lakukan untuk add value bukan apa yang saya bisa peroleh.

 

5. Berpenampilan menarik (Good Looking)

First impression is very important! Karena orang akan menilai kita 10 detik pertama apakah mereka bisa menerima kita atau tidak. Sama halnya kalau kita mau beli barang lihat packaging dulu, mau nonton film lihat preview dulu, mau)

Seorang profesional harus mampu atur prioritas dan menjalankan berbagai peran. Setiap kita mungkin memiliki banyak peran dalam hidup ini seperti: sebagai anak, ayah, anggota organisasi, ketua, sales, karyawan. Kita harus dapat berfungsi dengan benar sesuai dengan peran yang kita jalankan jangan sampai tercampur aduk. Hidup ini harus dijaga agar seimbang dalam berbagai aspek.

 

7. Memiliki nilai moral yang tinggi (Strong Value)

Untuk menjadi seorang yang profesional sejati kita harus memiliki nilai moral yang tinggi. Hal ini yang akan membedakan setiap kinerja, usaha, karya dan kegiatan yang kita lakukan dengan orang lain. Sementara orang lain kompromi, menggunakan cara-cara yang tidak etis untuk mencapai tujuannya kita tetap berpegang pada prinsip yang benar. Diluar sana ada begitu banyak cara-cara pintas dan penyimpangan yang terjadi, oleh karena itu kita harus mampu mempertahankan sikap profesionalisme. Perlahan-lahan masyarakat akan menyadari bahwa anda berbeda dengan yang lainnya.

 

Yuk, sobat LP3I kita tingkatkan kualitas professional kita agar bisa lebih bermanfaat untuk masyarakat dan lingkungan sekitar. Khususnya untuk diri sendiri saat kita masuk dalam dunia kerja! Salam 25 Tahun LP3I.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s