KENAPA HARUS PENGUSAHA??

KENAPA HARUS PENGUSAHA??

Melihat kondisi pengangguran di Indonesia saat ini pastinya membuat banyak orang miris. Terlebih mereka yang baru saja lulus sekolah atau kuliah. Pasti ada saja pikiran-pikiran yang membuat mereka bertanya, setelah mereka lulus, ingin bekerja dimana dan seperti apa? Sementara mereka tahu bahwa mencari pekerjaan di Indonesia saat ini terbilang cukup sulit.

Jumlah angkatan kerja di Indonesia pada Februari 2013 mencapai 121,2 juta orang, bertambah sebanyak 3,1 juta orang dibanding angkatan kerja Agustus 2012 sebanyak 118,1 juta orang atau bertambah sebanyak 780 ribu orang dibanding Februari 2012.

Jumlah penduduk yang bekerja di Indonesia pada Februari 2013 mencapai 114,0 juta orang, bertambah sebanyak 3,2 juta orang dibanding keadaan pada Agustus 2012 sebanyak 110,8 juta orang atau bertambah 1,2 juta orang dibanding keadaan Februari 2012.

Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Indonesia pada Februari 2013 mencapai 5,92 persen, mengalami penurunan dibanding TPT Agustus 2012 sebesar 6,14 persen dan TPT Februari 2012 sebesar 6,32 persen. (Sumber: Badan Pusat Statistik)

Melihat data diatas, maka pentinglah jika saat ini kita mulai berpikir bagaimana cara mengurangi jumlah pengangguran di Indonesia dengan semakin bertambah banyaknya lulusan baru setiap tahunnya. Pastinya yang terpikir adalah mendirikan sebuah usaha. Menjadi seorang wrausahawan atau pengusaha.

Kenapa harus pengusaha? Karena hanya pengusaha yang bisa menciptakan lapangan pekerjaan bagi orang lain dan tak perlu mencari-cari pekerjaan. Karena pengusaha mampu memanfaatkan peluang bisnis yang ada di sekitarnya. Karena hanya Pengusaha yang bisa mengurangi jumlah pengangguran di Indonesia.

Bagaimana cara memulai jadi pengusaha? Berdasarkan pengalamannya merintis LP3I, ada lima langkah yang dilakukan oleh Pak Syahrial, diantaranya sebagai berikut :

  1. Memilih SDM Berkualitas : apapun produknya asalkan didukung dengan SDM yang berkualitas pasti hasinya akan meningkat pesat.
  2. Melengkapi Sarana dan Prasarana Perusahaan : Seperti LP3I kaserasian dan keharmonisan ruang serta suasana belajar adalah faktor penting dalam menunjang proses belajr mengajar, seperti ruang kelas yang nyaman dengan dilengkapi AC, laboratorium komputer lengakp dengan perangkatnya, musahola sebagai sarana ibadah yang nyaman, kelas eksekutif bagi karyawan, kelas dilengkapi dengan OHP, laboratorium perhotelan, otomotif, elektronika, perkantorn, perpustakaan disediakan dicabang, ruang tunggu yang nyaman, tempat parkir yang luas.
  3. Menyeleksi dosen yang akan mengajar : harus selektif dan sesuai dengan standar yang ada
  4. Membuat kurikulum sesuai dengan kompetensi yang ada : produk yang ditawarkan harus kompetitif, jika tidak ia akan ditinggalkan pelanggan.
  5. Mekanisme kerja yang baik pada masing-masing bidang : harus memiliki batasan waktu agar target dan visi dapat dicapai.

Dikutip dari buku Pak Syahrial, Dari Aktivis Mahasiswa Menjadi Pengusaha Nasional, Seseorang dikatakan sukses bila ia sudah mengoptimalkan dirinya, baik secara mental maupun ilmu untuk kebaikan orang lain serta dapat berkarya dengan tujuan akhir untuk beribadah kepada Alloh SWT, sedangkan kekayaan yang didapatkan di dunia hanyalah amanah dari Alloh SWT yang akan dimintai pertanggung jawabannya di Yaumil Akhir.

Maka, dari sekarang mari persiapkan diri menjadi makluk yang bermanfaat bagi agama, bangsa, keluarga, dan sesama. Mulai rintis usaha pelan-pelan dari awal dan mengembangkannya. Niatkan untuk kebaikan sesama. Kalau bukan kita yang memulai untuk mengurangi pengangguran di Indonesia, siapa lagi?

Kini di LP3I, para lulusannya dipersiapkan untuk menjadi seorang pengusaha setelah lulus kuliah D3 dan mendapatkan jaminan pekerjaan pada semester keempat. Dengan loyalitas dan visi misi yang jelas, LP3I semangat berjuang untuk memajukan Indonesia dan para pemudanya dari segi pendidikan dan kemampuan sumber daya alam.

Sumber : http://www.lp3i.ac.id

Page facebook : LP3I Kampus Tepat dan Cepat Kerja

Akun twitter : @LP3I_PASTI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s