Menghalau Hambatan Mencari Solusi

Gambar

 

1.Kendala Wirausaha Dan Solusinya

Wanita adalah pebisnis yang tangguh. Menurut data dari Kementrian Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak, sektor perekonomian mikro di negara Indonesia, 60 persennya dilakukan oleh wanita.Oleh karena itu saatnya kita serius untuk mengembangkan bisnis wanita Indonesia.

Berikut adalah hambatan dan kendala dari laju perkembangan bisnis wanita yang harus dihadapi, diantaranya : 

A.Kondisi Fisik Dan Kodrat Wanita

Tak bisa dipungkiri, secara fisik seorang wanita ditakdirkan berbeda dengan laki-laki.Seorang wanita memiliki fisik yang lembut dan dan sebagian besar tidak dapat mengerjakan pekerjaan yang berat.Kondisi ini kadang menghambat mobilisasi wanita dalam berkerja seperti datangnya haid, hamil, menyusui, dan menjaga anak .Dari sisi psikologi dan mental pun seorang wanita lebih cenderung lemah dan penakut.

Solusinya senantiasa harus mengenali kondisi yang dapat menghambat tersebut.Kapan siklus datang bulan dan masa kehamilan serta menyusui datang, kemudian pilih jenis pekerjaan yang dapat dikerjakan dimana saja termasuk dari rumah sendiri sehingga bisnis bisa tetap dikendalikan meskipun kondisi fisik sedang tidak memungkinkan, hindari bisnis yang memerlukan tenaga fisik yang ekstra, kalaupun terpaksa carilah partner laki-laki yang dapat menangani bisnis tersebut.

B.Minimnya Pengalaman Berbisnis

Paradigma sebagian kita mengatakan, bahwa tanggung jawab mencari nafkah ada pada laki-laki.Hal tersebut menyebabkan banyak potensi wanita yang tak diberdayakan, akibatnya para wanita tidak punya pengalaman berbisnis.

Solusinya berhentilah membuat alasan-alasan yang tidak penting, karena pengalaman bisa didapatkan dari hal-hal tang sudah dikerjakan dan dapat dipelajari dari orang-orang yang sudah lebih dulu terjun dalam dunia usaha dan kemudian sukses, perbanyaklah membaca buku tentang wirausaha, menghadiri pelatihan, diskusi langsung dengan para pengusaha, akan sangat bermanfaat bagi pengusaha pemula terutama pebisnis wanita.

C.Segan Berurusan Dengan Lembaga Keuangan

Rumitnya tata cara dan administrasi perbankan membuat wanita enggan mengayunkan langkahnya, apalagi saatia harus mengajukan kredit pinjaman, harus memikirkan agunannya, yang umumnya, bahkan apa yang ia punya dijadikan jaminan.Belum lagi ia harus menyiapkan proposal, legalitas usaha, laporan keuangan , dan syarat-syarat administrasi lainnya.Semua in jelas menjadi kendala tersendiri bagi wanita.

Solusiya pilihlah jenis usaha yang tidak membutuhkan dana besar, memilih investor atau keuangan pribadi sebagai sumber dana.Kalau pun harus butuh dana yang besar ada baiknya mempertimbangkan kredit bank terlebih dahulu, pahami proses dan syarat yang diajukan, mempersiapkan jauh-jauh hari legalitas usaha yang dilampiri proposal perencanaan usaha yang dapat dibuat dan dipelajari lewat internet.

D.Peran Ganda Dalam Keluarga

Peran ganda yang dilakukan di rumah dan sekaligus di tempat usahanya serta mengurus anggota keluarga yang lain membuat wanita kesulitan mengatur waktu.Kekhawatiran akan terbengkalainya urusan rumah tangga merupakan kendala utama bagi para wanita.Biasanya kendala tersebut muncul dari sang suami yang merasa khawatir bila istrinya kerja maka urusan keluarga, mengurus anak-anak, dan pekerjaan lain sebagai ibu rumah tangga akan terhambat.

Solusinya memilih tempat kerja yang jaraknya dekat atau menyulap salah satu bagian rumah menjadi sebuah kantor.Dengan memiliki usaha sendiri berarti ia memiliki dan mengelola waktunya sendiri, ia dapat menjemput anak sekolah sambil bertemu calon pembeli atau rekan bisnisnya.

E.Tidak Percaya Diri

Biasanya terjadi karena kurangnya pengetahuan dan informasi bagi mereka untuk memulai membuka usaha, dari keluarga atau orang disekitarnya yang tidak mengajarkan cara untuk berwirausaha, komentar atau sindiran dari orang-orang sekitar seperti tetangga saudara atau teman ketika mulai berbisnis.

Solusinya belajar lebih banyak, pengalaman, informasi, dan kemampuan teknis yang bisa didapat dengan melakukan sesuatu dan mempelajarinya.Serta menumbuhkan rasa kebanggaan bahwa menjadi seorang pebisnis itu mulia.

F.Buta Pembukuan

Kadang wanita hanya menjalankan usahanya saja, tanpa mencatat perjalanan, perkembangan, keuangan, persediaan, yang menjadi masalah di kemudian hari.Akibat yang lebih berbahaya lagi ia menganggap uangnya banyak bisa menggunakan sesuka hatinya padahal uang tersebut adalah modal usahanya.

Solusinya buatlah catatan yang baik dan mudah dipahami sehingga mudah mengetahui perkambangan usahanya, memisahkan uang usaha dengan uang pribadi agar tidak membingungkan saat usahanya sedang berkembang.

G.Khawatir Tidak Ada Waktu

Wanita khawatir saat usahanya semakin besar ia tidak bisa meluangkan waktu untuk suami,anak, dan keluarganya yang lain karena harus mengurusi bisnisnya itu.

Solusinya bisnisnya harus dibangun diatas pondasi sebuah sistem, sehingga akan memudahkan untuk mengelolanya.Seperti kemajuan teknologi dan komputer pun dapat menjadi penyelamat bagi anda.Kalau anda termasuk wanita yang sering mengikuti arisan jangan habiskan waktu anda untuk ngerumpi atau membahas hal-hal yang tidak penting, justru arisa harus anda gunakan sebagai peluang untuk menawarkan barang atau jasa usaha yang sedang anda kembangkan.

2.Penyebab Kegagalan Usaha

Keinginan mendirikan sebuah usaha sendiri adalah impian banyak orang, karena seseorang biasanya ingin merdeka dan tidak mau digaji orang lain, kesempatan dan peluang kerja yang terbatas, adanya perampingan dan restrukturisasi perusahaan, serta ancaman PHK.Namun bukan perkara mudah untuk mewujudkannya, karena adanya kendala baik dari dalam ataupun luar diri seseorang.

Berikut adalah penyebab umum kegagalan usaha dan cara mengatasinya yang perlu diketahui, antara lain : 

a.Kegagalan melakukan riset pasar : analisa dan pemeriksaan pasar perlu dilakukan guna mencapai keberhasilan dalam berbisnis.Misalkan ingin mengembangkan usaha rumahan, jika akan menemui atau menyambut klien pastikan dan periksa dulu keadaan keluarga dan tetangga anda apakah bereaksi terhadap hilir mudiknya orang-ornga dirumah anda.

b.Pasif : harus dapat melakukan pekerjaan sendirian dari menulis rencana bisnis, manufaktur produk, pemasaran, penjualan produk atau jasa, pembukuan, dan tugas-tugas lainnya.

c.Tidak bisa memenej waktu : harus mampu mengatur dan memprioritaskan serta mengelola waktu yang ada secara efekti agar usaha yang anda jalankan bisa berkembang.

d.Kurang serius mengelola bisnis : harus bisa menyamakan profesionalisme kerja dengan para pengusaha kantoran, karena pengahsilan anda akan langsung berhubungan dengan jumlah waktu, tenaga, pikiran dan uang yang anda masukan kedalam bisnis.

e.Tidak mengikuti filosofi 80/20 : 80 persen dari anda dan 20 persen dari pelanggan, harganya dua kali lipat untuk mendapatkan pelnggan baru dari pada mempertahankan yang sudah ada.Mempertahankan supaya pelanggan nyamn dan senang, jauh lebih murah dan lebih mudah dari pada mencari pelanggan baru.Mendapatkan penjualan berulang dari pelanggan lama biaya pemasarannya lebih rendah dan keuntungan yang didapat lebih tinggi.

f.Kurang mempromosikan bisnis : harus lebih agresif untuk memasarkan produk atau jasa dari usaha anda dan jangan beranggapan bahwa promosi sebagai beban yang tidak perlu dari pada investasi.

g.Menghabiskan terlalu banyak modal : hindari kesalahan biaya mahal yang tidak perlu seperti menganggap memiliki uang dan modal kerja selamanya, membeli peralatan kantor yang mahal, membeli kursi pijat, dan lain sebagainya.

h.Tidak membelanjakan uang dengan bijaksana : lakukanlah investasi jangka panjang untuk mendapatkan peluang yang lebih besar, dan hindari pemborosan dana yang dimiliki.

i.Tidak meminta bantuan orang lain padahal anda memerlukannya : harus selalu berada pada jalan yang benar bila usaha anda sudah mulai berkembang menjadi besar, mintalah saran dan nasihat dari ahlinya atau dari teman dan rekan bisnis yang berpengalaman, ikuti diskusi di mailing list, menghadiri seminar-seminar, bertemu dengan sesama pengusaha lainnya.

j.Tidak memiliki rencana daruratuntuk menghadapi masalah ekonomi yang sulit : kenalilah masalah yang ada dan belajar hati-hati setiap saat serta mempertajam orang-orang berpikir kreatif. Ingin tahu selengkapnya klik disini : LP3i.ac.id

Sumber : Buku, Saatnya Wanita Berwirwusaha

               Karya : DR. H. Muhammad Syahrial, SE. Pendiri LP3I

 

Facebook : http://www.facebook.com/pages/LP3I-Kampus-Tepat-Cepat-Kerja/261891180543388?fref=ts

Twitter : https://twitter.com/LP3I_PASTI

Satu pemikiran pada “Menghalau Hambatan Mencari Solusi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s