Kenapa Harus Pengusaha

Gambar

Sebuah negara idealnya memiliki 4%-7% dari penduduknya yang menjadi pengusaha. Saat ini, Indonesia baru memiliki 400 ribu pengusaha atau sekitar 0,2% dari total 230 juta penduduknya. Indonesia seharusnya memiliki minimal 9 juta pengusaha, jadi peluang menjadi pengusaha masih sangat terbuka lebar.

1.Indonesia Butuh Pengusaha

Menurut standar pendapatan perkapita di Amerika, angka kemiskinan di Indonesia menembus 110juta dari total 230 juta penduduknya, hal tersebut dikarenakan seorang pemimpinnya (Presiden, Gubernur, Walikota, Bupati, Camat, Lurah, dll) yang tidak memiliki visi jauh kedepan yakni visi bisnis dan berpikir kerakyatan serta pemimpin yang bebas dari korupsi.

Penguasa : Dari Rohaniawan ke Pengusaha

Menurut Valentino Dinsi dalam bukunya ”Jangan Mau Seumur Hidup Jadi Orang Gajian 2” sejak 1000 tahun yang lalu telah terjadi pergeseran pemegang kekuasaan dari tangan rohaniawan yang secara kebetulan adalah beberapa orang yang mampu membaca dan menulis.Pada tahun 1445 mesin cetak pun ditemukan dan pengetahuan pun bisa menyebar ke kalangan banyak, dengan demikian kekuasaan berpindah dari tangan agamawan ke kalangan politikus.

Lahir Semangat Kebangkitan Umat Islam

Menurut Syahrial negeri ini kurang Iman, karena untuk mengangkat derajat suatu bangsa membutuhkan dua hal yakni Iman dan Ilmu.Belajar itu untuk menambah ilmu dan cara menambah iman dengan mujahadah seperti puasa, shalat malam, shalat berjamaah, i’tikaf,dan membaca Al- Qur’an.

2.Menjadi Pengusaha Itu Mudah Dan Nyaman

Pengusaha adalah orang yang paling merdeka di dunia seperti merdeka dari segi waktu, mengatur keuangan,tidak ada yang memaksakan, tidak bergantung pada orang lain.Selain itu menjadi pengusaha juga memudahkan kita untuk beramal, infaq, sedekah, menghafidzkan seseorang dan masih banyak yang lain.

3.Nabi Muhammad SAW pun Pengusaha

Bercermin dari kehidupan Rasululloh SAW, Islam menyarankan umatnya untuk menjadi seorang pengusaha.Sejak umur 12 yahun beliau sudah mulai berbisnis dengan perjalanan sampai ke negeri Syam.Hal tersebut terus berlangsung hingga beliau berusia 40 tahun, hampir 28 tahun sedangkan beliau menjadi nabi hanya selama 23 tahun.

Rasululloh SAW bersabda yang diriwayatkan oleh Imam Nawawi dalam kitabnya Riyadhus Shalihin (halaman 171-180) tentang keutamaan seorang fakir ”Berlindunglah kalian kepada Alloh SWT dari kefakiran, kekurangan, kehinaan dan dari berbuat zalim atau dizalimi” (silsilah shahihah, no 1445)

Berikut adalah syarat seseorang agar lulus uji kefakiran, diantaranya selalu membiasakan berlindung kepada Alloh SWT dari keburukan kefakiran,rela terhadap ketetaoan Allo SWT.Adapun beberapa hal yang dapat menyebabkan kefakiran antara lain lemah dan malas, dosa dan maksiat, bentuk kasih sayang dari Alloh SWT, ditetapkan memperoleh kedudukan disisi Alloh SWT .

4.Tak Mesti Jadi Pegawai Negeri

Menjadi PNS menjadi dambaan setiap orang karena penghasilan lumayan, dapat uang pensiun, jarang di PHK, mengangkat setatus sosial di masyarakat.Kendati demikian Syahrial tidak mau menjadi PNS karena ia beranggapan sekolah itu untuk mencari pekerjaan khususnya jadi karyawan atau PNS itu salah besar, tetapi sekolah guna menuntut ilmu.Sejak usia 19 tahun ia pun terhenyak dengan keadaan ibunya yang seorang janda, sehingga terpikirlah ia untuk menjadi wirausaha untuk memenuhi kebutuhan.

5.Kuncinya Di Pendidikan

Berdasarka data BAPPENAS (1996) yang dikumpulkan sejak 1990 menunjukan sebesar 25,47% Diploma/S0 sebesar 27,5% dan PT sebesar 36,6%sedangkan pada periode yang sama pertumbuhan kesempatan kerja cukup tinggi untuk masing-masing tingkay pandidikan yakni 13,4%, 14,21%, dan 15,07%.Diperkirakan pangangguran hari ini kurang lebih sekitar 40 juta orang sedangkan angka kemiskinan telah mencapai 110 juta dari 230 juta penduduk Indonesia.

Menurut data Balitbang Depdiknas 1999, setiap tahunnya sekitar 3 juta anak putus sekolah tanpa memiliki ketrampilan.Sedangkana pada tahun 2009 diperkirakan ada 116,5 juta orang mencari pekerjaan.

Berikut adalah 7 kaidah dan prasyarat yang harus dipenuhi dalam membangun kampus dan mencetak mahasiswa berjiwa entrepreneur dengan kualitas internasional :

a.Manajemen : harus memiliki jiwa entrepreneur dan dan arah kewirausahaan.

b.Kurikulum : harus diubah dan beraplikasi internasional dengan penajaman kurikulum untuk menciptakan dan meningkatkan SDM yang tangguh.

c.Segi sarana prasarana : dilengkapi demi menunjang lancar dan nyamannya proses belajar mengajar seperti adanya ruangan-ruangan kuliah dan iab-lab entrepreneur.

d.Aktivitas kemahasiswaan : harus diarahkan ke arah kewirausahaan, kemandirian, dan profesionalisme bukan untuk politik semata.

e.Dosen : harus berjiwa entrepreneur yang berkualitas untuk memotivasi berwirausaha

f.Visi : kuliah tidak hanya mengejar nilai IPK semata, tapi harus punya visi kedepan.

g.Rektor : memiliki bayangan tentang visi kewirausahaan.

jika semua syarat telah dipenuhi dalam  suatu sistem dan sub sistem yang saling terkait akan menghasilkan sarjana yang bisa berwirausaha, siap kerja dan bersaing di level global, sehingga Indonesia kebanjiran pengusaha dan kemiskinan pun perlahan dapat berkurang serta Indonesia pun akan bangkit. Ingin tahu selengkapnya klik disini : LP3i.ac.id

Sumber : Buku, Dari Aktivis Mahasiswa Menjadi Pengusaha Nasional

               Karya : DR. H. Muhammad Syahrial, SE. Pendiri LP3I

Facebook : http://www.facebook.com/pages/LP3I-Kampus-Tepat-Cepat-Kerja/261891180543388?ref=ts&fref=ts

Twitter : https://twitter.com/LP3I_PASTI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s