BERBAKTILAH KEPADA KEDUA ORANG TUA

5376131897_6c982020dd

”Tidak termasuk golongan umatku, mereka yang tua tidak menyayangi yang muda, dan mereka yang muda tidak menghormati yang tua.”(HR. At-Tirmidzi)

1. Keutamaan Berbakti Kepada Kedua Orang Tua

”Orang tua adalah pintu surga yang paling tengah, terserah kamu, hendak kamu terlantarkan ia atau kamu hendak menjaganya.”(HR. At-Tirmidzi)

Beberapa ulama menjelaskan bahwa :

  • Ibnu Jarir Ath- Thabari : menjelaskan bahwa”setiap orang harus melkukan bakti kepada orang tua dengan berbagai bentuk perbuatan baik.Namun kepada selain keduanya Alloh hanya memesankan sebagian bentuk kebaikan itu saja.Katakanlah yang baik kepada manusia.”(QS. Al- Baqarah : 83)
  • Imam An- Nawaawi : menjelaskan, Arti Birrul Waalidain berbuat baik terhadap kedua orang tua, bersikap baik kepada keduanya, melakukan berbagai hal yang membuat mereka gembira, berbuat baik kepada teman-teman mereka.
  • Imam Adz- Dzahabi  : menjelaskan Arti Birrul Waalidain dapat direalisasikan dengan tiga hal yaitu, menaati perintah kedua orang tua kecuali dalam maksiat,menjaga amanah harta yang diberikan orang tua,membantu orang tua bilaa dibutuhkan.

Berikut adalah keutamaan berbakti terhadap kedua orang tua, diantaranya :

  • Alloh SWT menggandengkan antara perintah untuk beribadah kepada-Nya dengan perintah berbuat baik kepada kedua orang tua.
  • Berbakti kepada kedua orang tua adalah amal yang paling utama.
  • Alloh SWT memerintahkan kita untuk berbuat baik kepada mereka meskipun dia tidak seaqidah dengan kita.
  • Berbakti kepada kedua orang tua adalah jihad.
  • Taat kepada kedua orang tua adalah penyebab masuk surga.
  • Keridhaan Alloh berada pada keridhaan orang tua.
  • Berbakti kepada kedua orang tua membantu meraih pengampunan dosa.
  • Berbakti kepada orang tua membantu menolak musibah.
  • Berbakti kepada orang tua memperluas rezeki.
  • Doa orang tua selalu lebih mustajab.
  • Jasa orang tua tidak mungkin dapat terbalas.
  • Durhaka kepada orang tua adalah dosa besar yang terbesar.
  • Orang yang durhaka kepada orangtua akan mendapat balasan cepat dari Alloh di dunia dan ancaman siksaan di akhirat kelak.

2. Jangan Durhakai Ibumu

”Seseorang datang menghadap Rasululloh SAW dan bertanya, siapakah manusia yang berhak aku pergauli dengan baik ? Rasululloh menjawab ibumu, dia bertanya lagi kemudian siapa, Rasululloh menjawab kemudian ibimu, dia bertanya lagi kemudian siapa ? Rasululloh pun menjawab ibimu, dia bertanya lagi lalu siapa ? Rasululloh menjawab kemudian ayahmu.” (HR. Muslim)

Beberapa ulama berpandapat tentang makna mendurhakai orang tua terutama ibu :

  • Abdullah bin Ali Al- Ju’aitsan : Alloh SWT berfirman dalam surah Al- Isra’ ayat 24, ”Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah wahai Rabbku, kasihilah mereka berdua sebagaimana mereka telah mendidik aku waktu kecil.”
  • Imam Ash-Shan’aani : Dari Imam Al- Bulqini menerangkan durhaka yaitu seseorang melakukan yang tidak remeh menurut kebiasaan yang menyakiti orang tuanya atau salah satu dari keduanya.
  • Ibnu Hajar Al- Haitami : menjelaskan seseorang yang melakukan perbuatan kurang adab dalam pandangan umum, menyinggung orang tuanya maka ia telah melakukan dosa besar.
  • Imam Al- Ghazali : menjelaskan taat kepada orang tua adalah wajib, termasuk dalam hal-hal yang syubhat, namun tidak boleh dilakukan dalam hal yang haram.

Beberapa wujud berbakti kepada orang tua diantaranya : melakukan perjanjian dan pesan dari ibu,mendoakan ibu membacakan shalawat dan memohonkan ampun baginya,memelihara hubungan baik dengan kerabat dan teman baik orang tua, melaksanakan beberapa ibadah untuk kebaikan ibu.

3. Berbakti Kepada Orang Tua Adalah Jihad

”Ada seseorang laki-laki meminta izin untuk berjihad kepada Rasululloh SAW, maka Beliau bersabda kepadanya apakah kedua orang tuamu masih hidup, dia menjawab ya,masih.Beliau pun bersabda maka pada keduanyalah hendaklah engkau berjihad.(Berbakti).” (HR. Al- Bukhari dan Muslim)

Berikut adalah cara-cara berbakti kepada kedua orang tua dari kitab Kaifa Nurabbi Auladana karya Syaikh Muhammad Jamil Zainu :

  • Berbicaralah kepada mereka dengan adab dan ucapan mulia janganlah kamu mengucapkan ”ah”kepada mereka.
  • Selalu taati mereka dalam perkara selain maksiat.
  • Lemah lembutlah kepada mereka jangan bermuka masam dan memandang dengan sinis.
  • Jagalah nama baik,kemuliaan dan harta mereka.
  • Kerjakan perkara-perkara yang dapat mengurangi beban mereka tanpa diperintah.
  • Bermusyawarah dengan mereka dalam segala kegiatan.
  • Penuhi panggilan mereka segera dengan wajah berseri.
  • Muliakan kerabat dan teman dekat mereka,baik mereke masih hidup maupun sudah wafat.
  • Janganlah engkau bantah dan salahkan mereka.
  • Janganlah engkau berbuat kasar dan angkat suaramu terhadap mereka.

4. Goris Mustaqim

Seorang pengusaha muda kelahiran Garut 27 tahun yang lalu adalah CEO PT. Resultan Nusantara yang menjadi wakil indonesia bersama 40 negara lain dalam KTT Kewirausahaan di Washington DC pada tanggal 26-27 April 2010.baca lebih lanjut klik disini LP3i.ac.id  

Sumber : Buku, Anaku Maukah Kau Jadi Pengusaha ? Seri.1

                      Karya : DR. H. Muhammad Syahrial, SE.  Pendiri LP3I.

WEB : www.lp3i.ac.id

Akun twitter : @LP3I_PASTI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s