BUAT APA KULIAH???

Image
Pertanyaan itu tentunya sudah sering kita dengar,  entah itu dari dosen, teman ataupun tetangga. Hanya satu pertanyaan, namun memberikan beragam jawaban dari tiap-tiap mahasiswa. Ada yang jawab “biar mudah dapat kerja”, “disuruh sama orang tua”, “dari pada nganggur di rumah”, dan lain-lain.
Kuliah bukan hanya untuk dijadikan cara agar mudah mencari pekerjaan. Tidak semua tempat kuliah atau perguruan tinggi yang menjanjikan lulusannya langsung dapat kerja setelah lulus. Hanya perguruan tinggi yang berkompeten serta memiliki visi yang menyelaraskan kualitas pendidikannya dengan kebutuhan dunia kerja dalam pembentukan Sumber Daya Manusia yang profesional, terampil, berbudi luhur, serta memiliki sikap yang baik lah yang bisa memberikan jaminan.
Perguruan tinggi yang peduli pada lulusannya, pasti menyiapkan bekal terbaik untuk para mahasiswanya agar saat mereka lulus nanti, mereka menjadi pribadi yang siap kerja dan banyak dicari oleh banyak perusahaan atau instansi. Selain itu, perguruan tinggi tersebut juga pastinya memiliki banyak relasi di dunia industri yang dapat menampung para lulusannya tersebut. Jadi, tidak semua tempat kuliah bisa menjamin langsung kerja setelah lulus.
Kuliah yang dilakukan karena suruhan orang tua biasanya terjadi di kalangan menengah ke atas, yaitu bagi mereka yang mampu. Sebenarnya orang tua menyuruh kuliah bukan untuk kepentingan mereka, tetapi untuk kepentingan anak-anaknya. Mereka hanya ingin anak-anak mereka mewujudkan janji-janji kehidupan yang lebih baik. Percayalah, tidak ada orang tua yang menasihatkan atau menyarankan hal yang tidak baik bagi anak-anaknya. Orang tua pasti akan mencarikan tempat kuliah yang memiliki visi misi yang jelas dan terarah, serta memberikan jaminan penempatan kerja bagi anak-anaknya ketika lulus nanti. Jadi para orang tua tidak khawatir lagi akan masa depan anak-anak mereka.
Bagi yang menjadikan kuliah sebagai alasan agar tidak dibilang pengangguran, biasanya mereka memiliki motivasi hidup yang sangat rendah. Hanya karena tidak ingin dibilang pengangguran, makanya mereka kuliah. Kuliah pun hanya sekadar dateng ke kampus, mejeng, nongkrong bareng teman, atau main-main yang tidak jelas, langsung pulang lagi. Kalau kuliahnya begitu, mending tidak usah kuliah sekalian, sayang uangnya. Masih banyak yang mau kuliah tapi terbentur masalah biaya. Biar tidak jadi pengangguran yang sebenarnya, cari tempat kuliah yang bisa nyambi kerja. Selain itu juga bisa membantu mencarikan pekerjaan bagi mahasiswanya. Jadi kuliah benar-benar agar tidak jadi pengangguran, justru dibantu ditempatkan kerja pula.
Lalu ketika sudah kuliah dan mau lulus, ada lagi pertanyaan, “mau kemana setelah lulus kuliah?”. Ada yang jawab, “lihat aja kemana angin membawa”, “yah, kita lihat nantilah gimana habis wisuda”, atau “mau kerja dulu deh, sambil mikir mau apa lagi setelahnya”.
Jawaban-jawaban ‘galau’ seperti itu menandakan bahwa mereka tidak mempersiapkan dan merencanakan masa depan mereka dengan matang. Coba saja pikir, memang angin dapat membawa mereka kemana? Apakah angin bisa memberikan pekerjaan? Lalu jawaban lihat nanti setelah wisuda, apakah dengan melihat saja mereka akan mendapat pekerjaan? Dapat mewujudkan janji masa depan yang lebih baik? Sama sekali TIDAK!
Suatu keberhasilan butuh usaha. Rencanakan masa depanmu dengan sangat matang. Pilih perguruan tinggi dengan reputasi baik, yang dapat menjamin penempatan kerja setelah lulus. Jangan lagi jadikan kuliah hanya sebagai alasan untuk mendapatkan gelar dan ijasah. Kuliah bukan untuk menghafal, tapi untuk memahami. Kuliah bukan untuk main-main, tapi sebagai usaha untuk mewujudkan masa depan yang lebih baik.
Saat ini ada beberapa perguruan tinggi yang saya tahu memberikan janji dan jaminan langsung kerja setelah lulus seperti BSI (Bina Sarana Informatika) dan LP3I. Tapi jika dilihat dari visi dan misi kedua lembaga pendidikan ini, LP3I lebih memenuhi kriteria sebagai recomended perguruan tinggi yang menjamin lulusannya langsung kerja.
Hampir 95% lulusan LP3I sudah bekerja karena visi LP3I adalah menjadi sebuah institusi pendidikan yang terus menerus menyelaraskan kualitas pendidikannya dengan kebutuhan dunia kerja dan pembentukan Sumber Daya Manusia yang profesi onal, beriman, dan bertaqwa.
Usahamu yang baik akan memberikanmu hasil yang baik pula. Bukankah apa yang kamu petik nanti berdasarkan apa yang kamu tanam saat ini? Maka mulailah berpikir positif dari sekarang. Pilih pilihan yang tepat untukmu dan masa depanmu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s